Header Banner Ads

header ads

Jenis-jenis Keripik Kentang dan Cara Membuatnya

OLEHKHASMALANG - Keripik kentang adalah jenis camilan yang dikenal nikmat dan lezat. Sangat cocok untuk menemani saat bersantai, di sela istirahat kerja, atau suguhan tamu. Pada dasarnya, ada dua tipe keripik kentang dilihat dari cara membuatnya. Semuanya berbahan kentang asli.

Dari beragam sumber yang dikumpulkan penulis, keripik kentang jenis pertama adalah keripik kentang yang hanya melalui satu tahapan proses. Maksudnya, umbi kentang menjalani satu tahapan saja, dan langsung menjadi  keripik kentang.

Lalu kripik kentang jenis kedua adalah keripik kentang yang menjalani dua tahapan proses. Artinya umbi kentang diolah melalui dua tahapan proses baru bisa menjadi keripik kentang. Keripik kentang jenis ini sering disebut sebagai keripik kentang putih.

Keripik kentang jenis kedua inilah (keripik kentang putih) yang menjadi keripik kentang khas Malang atau keripik kentang khas Batu. (Kota Batu dahulu, sebelum 2.000 adalah bagian dari administratif Kabupaten Malang).

Mari kita bahas satu demi satu. Untuk keripik kentang jenis pertama, yang melalui satu tahapan proses, cara membuatnya cukup mudah. Ada yang menyebutnya keripik kentang chitato. Banyak juga yang menjulukinya keripik kentang gurih renyah. Coba searching di Google dan tara...ribuan tulisan tentang cara membuat keripik kentang jenis ini.

Keripik kentang biasa yang melalui satu tahapan proses. (Foto: vemale)
Banyak yang punya resep membuat keripik kentang jenis ini. Pada dasarnya cara membuatnya sama, hanya berbeda langkah terakhir (finishing). Biasanya langkah terakhir adalah pemberian bumbu atau pemberian rasa.

Cara membuat keripik kentang satu tahapan proses adalah, pertama kentang dikupas. Pengupasan ini bisa manual dengan pisau pengupas, atau dengan mesin pengupas kentang. Setelah dikupas, kentang dicuci untuk menghilangan kotoran yang melekat.

Langkah selanjutnya, kentang diiris tipis (slicing). Pengirisan ini bisa manual, dengan pisau iris atau alat pengiris statis. Bagi yang lebih modern, menggunakan mesin pengiris bermotor atau otomatis.

Setelah diiris tipis, kentang dicuci kembali sampai airnya bening. Selanjutnya kentang dikeringkan. Caranya bisa dengan diangin-anginkan. Atau cara lain dengan meletakkan satu demi satu potongan kentang pada kertas tisu dapur, lalu menutupnya dengan tisu. Tujuannya agar kandungan air terserap tisu dan kentang menjadi agak kering.

Cara yang lebih modern, yakni dengan menggunakan mesin pematusan yang berputar, mirip mesin pengering pada mesin cuci.

Setelah dikeringkan, masuk langkah selanjutnya adalah penggorengan. Cara menggoreng ini biasanya menggunakan minyak panas. Lebih baik dengan teknik deep frying.

Setelah dirasa matang, kentang ditiriskan dan masuk tahapan pemberian bumbu. Di sinilah kreasi bumbu dan rasa bisa beragam, tergantung selera. Olahan selanjutnya bisa untuk kentang pedas, kentang rasa barbeque, atau sapi panggang dan lain-lain.

Sekarang kita bahas keripik kentang jenis kedua, alias keripik kentang khas Batu-Malang. Secara garis besar, tahapan hampir sama sampai pada pematusan air. Keripik kentang khas Batu-Malang ini juga mengalami proses pematusan. Inilah yang bisa disebut satu tahap.

Tahap berikutnya, atau tahap kedua, yang berbeda. Kentang yang telah agak kering itu dijemur selama satu hari. Setelah itu kentang yang setengah kering itu diberi bumbu berupa garam dan bawang putih.
keripik kentang putih, keripik kentang khas batu-malang, keripik kentang original
Keripik kentang yang melalui dua tahapan proses. Keripik kentang khas Batu-Malang termasuk keripik kentang jenis ini. Sering disebut pula dengan jenis keripik kentang putih. (Foto: olehkhasmalang)
Berikutnya bahan keripik dijemur lagi selama ­tiga hari. Setelah kering, barulah bahan baku keripik kentang bisa digoreng. Prosesnya cukup memakan waktu untuk menghasilkan keripik yang renyah. Seperti halnya keripik kentang cap Dua Gajah. 

Keunggulannya dengan dengan proses semacam itu, konsumen tak perlu khawatir jika harus menyimpan keripik kentang untuk waktu yang lama. Karena keripik kentang khas Batu-Malang ini akan tetap awet meski tanpa bahan pengawet.  

Itulah dua cara membuat keripik kentang yang penulis simpulkan dari ragam resep membuat keripik kentang. (*)